Poll

Silaturahim

Popular Posts

Labels

Label

Google +

Latest Post

PERSAMI mengajarkan kami tentang kerendahan hati dan persaudaraan

Written By Admin on Selasa, 31 Januari 2012 | 10.30

Pukul 17.30 WIB hujan turun dengan derasnya di Gunung Bunder. Mengguyur, membasahi dan membanjiri area kemah kami. Seakan menyapa ketangguhan Pasukan Inti Terpadu (PINTER) Pramuka SMPIT Thariq Bin Ziyad. Padahal belum kering keringat kami semenjak turun dari Truk Tronton dan harus mendaki jalan terjal berbatu untuk sampai lokasi kemah. Bendera Merah Putih pun sudah menunggu untuk segera dikibarkan dalam upacara pembukaan PERSAMI sore itu sebelum hilang lelah kami mendirikan tenda dan gapura. Kesombongan manusia tiada banding dengan kebesaran Allah yang telah menyapa kami dengan siraman rahmatNya sehingga sampai pukul 20.00 WIB hujan masih belum reda dan menguji ketahanan fisik kami. Hujan deras sore hingga malam itu telah mengajarkan kami tentang kerendahan hati.






  


 Ditengah hujan yang mengguyur sayup-sayup terdengar lantunan muroja’ah Al-Qur’an. Suara tetesan hujan dan petir yang menyambar bersinergi membentuk orchestra keSHOLEHan sahut-menyahut seirama dengan ayat-ayat yang mengalir dari lisan anggota PINTER. Dan semua dilakukan tanpa instruksi dari kakak Pembina. Sholeh dan Cerdas tetap menjadi bagian dari kegiatan kami.

Semua tenda yang kami bangun sore itu porak-poranda akibar banjir. Suasana seperti di kamp pengungsian korban bencana, becek, basah, dingin, gelap, lelah, sementara hujan tak kunjung reda. Sebagian dari kami sibuk membuat parit darurat untuk mengatasi air yang semakin deras mengalir. Sebagian lagi menyelamatkan barang bawaan, tak peduli milik siapa yang penting aman dari air. Kakak Pembina membantu mengatur dan mengevakuasi para anggota PINTER agar tetap aman dan nyaman ditengah kondisi yang sudah kacau balau sambil tetap memberikan motivasi dan semangat ketangguhan. Sebuah pengalaman yang amat berharga tentang ketangguhan. Karena tak ada satupun guru yang membantu dalam kondisi darurat kala itu kecuali kakak Pembina, karena memang demikianlah yang ingin diajarkan kepada kami. Pantang menyerah, tidak mudah mengeluh, saling membantu, saling memberikan semangat, dan masih banyak lagi pelajaran berharga yang kami dapatkan malam itu. Thanks to Allah who give us amazing experience about life.

Walau lelah kami ingin tetap menghibur teman-teman. Maka jadilah kegiatan api unggun dan haflah tetap kami laksanakan pukul 21.00 WIB setelah hujan benar-benar reda. Lelah tidak membuat semangat kami padam namun tetap berkobar menyala seiring dengan kobaran api unggun yang telah mengusir rasa dingin dan kembali membakar semangat kami. Namun, tubuh tetap harus mendapatkan haknya untuk beristirahat, malam itu sebagian besar dari kami tidur dihantarkan hangatnya sisa-sisa api unggun. Situasi kacau balau yang kami alami serta kegiatan api unggun telah mengajarkan kami tentang persaudaraan.






Keesokan paginya seluruh agenda yang direncanakan kakak Pembina berjalan dengan baik. Rahmat Allah dengan memberikan cuaca cerah pagi itu mendampingi seluruh aktifitas kami. Air terjun menjadi agenda pertama kami pagi itu selepas Sholat Shubuh berjama’ah dan Ma’tsurat. Walau tidur kami terbatas akibat dingin yang menusuk hingga ke tulang sumsum namun terbayarkan dengan segarnya percikan air terjun. Setelah puas bermain dan mandi di air terjun kami lanjutkan dengan memasak untuk sarapan. Nilai-nilai persaudaraan kembali tertanam manakala kami harus bersama-sama memasak sekaligus untuk satu pasukan karena hanya satu kompor yang dapat menyala sehingga kami rasakan betul indahnya kebersamaan. Agenda selanjutnya adalah pengujian dan pengisian SKU (Syarat Kecakapan Umum). Walaupun kakak Pembina telah bersusah payah memberikan motivasi sebelum pelaksanaan Persami ditambah melengkapi materi dan teknik kePramukaan pada saat Persami walhasil hanya 7 orang putra dan 1 orang putri yang dapat dilantik menjadi Penggalang Ramu pada kegiatan kami kali ini.


















Persami yang dilaksanakan di areal Perkemahan Gerbang Kawah Ratu, Bogor pada tanggal 14-15 Mei 2011 diakhiri dengan upacara penutupan sekaligus pelantikan 8 orang Penggalang Ramu, penyematan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) Berkemah kepada seluruh peserta Persami dan beberapa TKK lain kepada anggota PINTER yang telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus (SKK) serta pelantikan Pratama (Pemimpin Regu Utama), Pinru (Pemimpin Regu) dan Wapinru (Wakil Pemimpin Regu) yang baru.





Salam Pramuka …!!!

Doa seperti akses internet

Written By Admin on Senin, 30 Januari 2012 | 01.27

dakwatuna.com - Internet dan pengguna internet saat ini telah hampir digunakan dari semua kalangan, dari mahasiswa, anak sekolah, orang kantoran, ibu rumah tangga, pengangguran, anak TK, dari yang digunakan untuk main game, interaksi sosial, mencari wawasan, mencari uang, hingga internet telah menjadi target-target program perusahaan dan pemerintahan “Internet masuk desa”.

Lalu ada apa dengan doa? Dalam menggunakan internet, melakukan akses dipengaruhi biaya/paket yang dikeluarkan, waktu dan tempat mengakses internet, belum lagi hardware-software yang digunakan untuk mempercepat akses, dan doa pun juga seperti akses internet.

Kecepatan akses internet, kadang tergantung kapan kita menggunakan internet, di pagi hari, siang, sore, atau malam, kalau jam-jam aktivitas menggunakan internet lebih lambat, begitu juga dimana kita menggunakan internet, di kampus, di rumah, di perkotaan, di desa, kadang ada orang yang membangun mini tower signal untuk mendapat sinyal kuat, kadang mencari tempat-tempat yang menyediakan akses kecepatan yang lebih, pakai modem paket bulanan, mingguan, harian, unlimited, atau dengan kuota yang kecepatan tergantung harga dari paket. Bagaimana dengan doa? Hadits Rasulullah:

1. Sepertiga Akhir Malam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia pada sepertiga akhir malam terakhir, lalu berfirman: Barangsiapa yang berdoa, pasti akan Kukabulkan, barangsiapa yang memohon pasti akan Aku perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti akan Ku ampuni.” (HR Bukhari)

2. Di saat berbuka puasa

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu’anhu, dia mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak.” (HR Ibnu Majah)

3. Pada shalat fardhu sebelum salam di tasyahud akhir

Dari Abu Umamah Radhiyallahu’anhu, Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah Subhanahu wata’alla, beliau menjawab:

“Di pertengahan malam yang akhir dan pada setiap dubur shalat fardhu.” (HR At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani)

4. Di antara adzan dan iqamah

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah.” (HR Abu Daud, dishahihkan Al-Albani)

5. Pada saat sedang turun hujan

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Dua doa yang tidak pernah ditolak; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu turun hujan.” (HR Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albani)

6. Pada waktu bangun tidur malam hari bagi orang yang bersuci dan berdzikir sebelum tidur

Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya.” (HR Ibnu Majah)

Ada waktu-waktu yang memang membuat doa itu menjadi lebih spesial dibanding doa-doa di waktu lain, seperti di antara yang telah disebutkan di atas. Sepertiga malam, akses di internet di waktu malam akan lebih cepat karena apa? Pengguna internet pada tidur, pengguna internet berkurang, dan sepertiga malam adalah waktu doa, karena merekalah yang bangun di kala orang lain tidur dan waktu yang sulit untuk bangun, mereka berdiri untuk shalat di saat orang lain terbaring di tempat tidur, mereka membasahi diri mereka dengan air wudhu dan tangisan di saat orang lain sedang menutup matanya. Jangan mengeluh ketika hujan, berdoalah karena hujan adalah rahmat, banjir, longsor, dan bencana yang terjadi di saat hujan, bukan karena hujannya, tapi coba introspeksi kerusakan apa yang telah diperbuat manusia, di saat orang banyak mengeluh, “yah hujan, pake hujan segala lagi, kok hujan sih” maka janganlah menjadi pribadi-pribadi yang seperti itu, berdoalah yang baik.

Dan tempat dimana orang itu berdoa, betapa banyak orang-orang mencari tempat makan yang ada akses internetnya, tempat prasarana umum yang ada akses internetnya, maka seharusnya kita juga mencari tempat-tempat yang di situlah doa mudah terkabulkan, di masjid, di majelis ta`lim, di Masjidil Haram, tempat-tempat yang telah Allah berkahi dan memiliki keutamaan karena Allah yang telah memberikannya, rumah-rumah yatim karena di sana banyak anak yatim, santuni anak yatim, rumah para ulama(sekolah, pondok pesantren) bukan karena rumahnya tapi karena di sana ada ulama dan orang-orang shalih, mereka adalah orang-orang yang dekat dengan Allah, silaturahim ke rumah ulama, ke rumah guru-guru, ke rumah saudara-saudara dan perbanyaklah saudara yang shalih,

Doa seorang muslim terhadap saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya

Dari Abu Darda’ Radhiyallahu’anhu, dia berkata bahwa Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Tidak seorang muslim berdoa untuk saudaranya yang tidak ada dihadapannya kecuali ada seorang malaikat yang ditugaskan berkata kepadanya: ‘Aamiin, dan bagimu seperti yang kau do’akan.” (HR Muslim)

Bukan ke kuburan, bukan ke dukun, melakukan kesyirikan dengan bertawasul kepada orang-orang yang sudah mati, perbanyaklah pulang ke rumah yang masih orang tuanya hidup, pergi ke pantai mengarung sesaji, meminta kepada setan. Lalu perbanyaklah waktu di rumah yang orang tuanya masih hidup, berbaktilah:

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, dia Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Tiga doa yang tidak ditolak; doa orangtua terhadap anaknya, doa orang yang sedang puasa, dan doa seorang musafir.” (HR Baihaqi dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Selain tempat dan waktu, kita juga membayar paket internet. Maka paket doa adalah dengan amalan-amalan baik yang kita lakukan, shalat, puasa, baca Quran, sedekah, silaturahim, mohon ampun, berhenti dan berusaha semaksimal untuk berkurang maksiat yang kita lakukan tiap waktunya dan amalan lainnya, bahkan kita diperbolehkan berdoa dengan menyebut amalan baik kita(bertawasul dengan amalan baik). Dalam berdoa yang ditekankan adalah kita hidup ini sebenarnya dalam keadaan berperang, selain berperang dengan godaan setan, nafsu, maksiat, kita juga sedang berperang dalam doa, usaha, dan dalam tawakkal, maka kita juga harus punya dan memanfaatkan strategi-strategi yang telah Allah dan RasulNya beritahukan, memang Allah maha Mengabulkan, Maha mendengar, Maha mengetahui, tapi kita sedang berperang setidaknya doa kita juga berperang dengan maksiat yang telah kita lakukan, karena sesungguhnya maksiat adalah penghalang terkabulnya doa. Wallahu`alam.

IN HOUSE TRAINING GURU LPIT THARIQ BIN ZIYAD

Direktur LPIT Thariq Bin Ziyad Bapak H. Andang Hendar, SE secara resmi membuka acara inhouse training berupa Achievement Motivation Training (AMT) Kaizen Inspiration bagi Guru TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT Thariq Bin Ziyad pada Senin, 2 Januari 2012. Acara yang diisi oleh Trainer NLP dan Hypnoterafis Human Institut yang juga sebagai Sekretaris Yayasan Bapak Bambang Setiawan, MM. Ini berlangsung selama sehari bertempat di aula SDIT Thariq Bin Ziyad Jatimulya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Ketua Panitia Penyelenggara AMT Semester 2 Januari 2012 Muhammad Ridwan mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengimplementasikan visi, misi dan progran lembaga di lingkungan LPIT Thariq Bin Ziyad. Kegiatan sebenarnya dilakukan dua hari, yakni hari pertama diisi dengan pembukaan dan seminar AMT “MotiVaction” oleh Trainer dan Motivator NLP dan Hipnoteaching Bapak Bambang Setiawan. Sedangkan sesi kedua ba’da dzuhur diisi dengan Kaizen Inspiration masih dengan pembicara yang sama.

Dalam sambutan pembukaannya Direktur pendidikan LPIT Thariq Bin Ziyad sangat mendukung apa yang telah dilaksanakan oleh panitia untuk mengisi momentum hari pertama masuk di semester 2 ini yakni dengan pelatihan yang bertujuan untuk mengasah soft competensi. Diakui oleh beliau dalam pengalamannya memimpin perusahaan baik ketika di Indosat dan di beberapa anak perusahaannya, kata kunci dari suatu perusahaan apapun dan dimanapun adalah SDM. SDM unggul yang tentunya terdiri dari hard competensi dan soft competensi.

Apa yang akan dilakukan dalam pelatihan ini tentunya adalah bukan hanya sekedar teori saja tetapi harus menjadi sikap dan kebiasaan sehari-hari dalam bekerja. Semoga dengan SDM unggul ini, tiga agenda LPIT terdekat ke depan ini yakni Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun pelajaran 2012-2013 akan tercapai sesuai dengan target unit sekolahnya masing-masing, baik TKIT, SDIT, SMPIT maupun SMAIT.

Agenda besar lainnya adalah karena kita sekarang memasuki semester 2 maka UAS atau UN sudah berada di hadapan kita dan para peserta didik kita yang berada di kelas 6 SDIT, kelas 9 SMPIT. Sedangkan siswa-siswi kelas 12 SMAIT akan menghadapi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi melalui SPMB. Sekali lagi tegas beliau adalah dengan keunggulan SDM terutama guru-guru yang dibina secara berkelanjutan di LPIT TBZ lulusan SMAIT TBZ mampu menembus perguruan tinggi negeri dengan target yang telah ditetapkan dalam rapat pimpinan.

Sedangkan agenda besar lainnya adalah pendidikan dan pengajaran di semester 2 yang akan dimulai tanggal 9 Januari 2011 tentunya menjadi sebuah penentu keberhasilan dan kesuksesan bagi para peserta didik di LPIT TBZ dalam menempuh Ujian Kenaikan Kelas (UKK). Beliau berharap peserta didik di LPIT TBZ tidak hanya unggul dalam bidang akademis tatapi unggul di bidang non akademik yakni akstra kurikuler dan akhlakul karimah.

Dalam rangka inilah semoga AMT Semester 2 pada awal tahun baru 2012 ini memberikan manfaat yang positif demi terwujudnya generasi shaleh dan cerdas dengan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik dan pelayanan yang prima khususnya bagi orangtua dan umumnya bagi masyarakat di sekitarnya. (thariq.com)

Tes

Written By Admin on Kamis, 26 Januari 2012 | 17.11

Blog Baru Lagi ...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. Adi Scout - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger